Tuesday, April 28, 2020

Aliran Rasa (Matrikulasi batch 8)


2016 adalah tahun pertamaku menjadi ibu tepat setelah aku wisuda untuk kedua kalinya di universitas hasanuddin setelah menjalani pendidikan profesi. saat itu, berbagai macam rasa terbesit dibenakku. mulai dari bahagia, senang tiada terkira hingga kekhawatiran apakah aku bisa mendidik anak-anakku dengan baik? apakah cukup bekalku selama ini? apakah aku mampu menjadi teladan untuk anak-anakku nanti?

pertanyaan-pertanyaan tersebut membuatku berpikir bahwa ilmu yang kumiliki sangat sedikit, aku selama ini tersibukkan dengan kuliah sekolah dan berbagai cita-cita untuk menunjang karirku nanti. aku tak pernah menyangka saat anakku hadir semuanya akan berubah. ilmu yang kumiliki rasanya tak cukup menjadi bekal untuk mendidik anak-anakku, semakin ku belajar dari buku ataupun website tentang parenting, tentang rumah tangga terasa semakin sedikit ilmu yang kumiliki. 

saat itu aku bingung aku harus mulai dari mana belajarnya, di kuliah kurikulum pendidikan terstruktur. arah belajar jelas, namun menjadi ibu, menjadi istri tak ada kurikulum yang pasti. bahkan aku bingung memporsikan hal-hal yang kupelajari :D

banyak syukur kupanjatkan kepada Allah karena dari kegiatan browsing2 aku dipertemukan dengan website "IBU PROFESIONAL" betapa bahagianya membaca isi website itu. yang sesuai dengan visi misiku sendiri... namun di 2016 hingga 2019 Allah menitipkan 3 krucil lucu untuk keluargaku sehingga kesibukan mengurus mereka membuatku sering ketinggalan informasi pendaftaran di website ibu profesional. hingga akhirnya di 2020 aku berhasil mendaftarkan diri . betapa bahagiannyaaa..... setelah menunggu 4 tahun akhirnya....

perjalanan di ibu profesional dimulai dengan aku memilih untuk menuntut ilmu terlebih dahulu di INSTITUT IBU PROFESIONAL... awalnya aku tak sabar ingin segera mengikuti kelas-kelasnya. namun setelah dimulai, wow ku terkejut dengan cara belajarnya, sangat terstrukur dan tentunya sangat berkesan karena setiap minggunya pasti ada misi yang harus dituntaskan, aku yang menjadi full time mom dan memilih untuk tidak menggunakan ART mengasuh 3 anakku yang masih kecil-kecil usia 4y, 3y dan 11m menjadi kewalahaaanann.... 

suangaat sulit me-manage waktu awalnya... 
namun ku terus ikhtiar dan berdoa agar dimampukan menjalani ini semua, karena aku yakin tanpa ilmu aku tak akan mampu mendidik anak-anakku dengan baik dan menjadi istri/ibu yang berusaha sempurna untuk suami, anak-anak dan lingkunganku.

so, saat ini aku siap menjelajahi samudera lautan ilmu di institut ibu profesional insyaAllah. semoga aku istiqomah.. doakan ya kawan!







Depok, 29 April 2020.
Pukul 08.11 WIT





Thursday, April 23, 2020

perjalanan yang semakin mengasyikkan #MatrikulasiIbuProfesional



Setelah sebelumnya kami mulai berlayar sehingga berhasil mendapatkan "mutiara ibu profesional", ini dia mutiaranyaaaaa yang akan kami bawa dan jaga sampai ke pelabuhan..... 

animasi-bergerak-keong-kerang-0013

Gambar mungkin berisi: teks

Nah, saat berlayar tentu kami harus memperhatikan keselamatan dan beberapa hal yang akan berpengaruh pada perjalanan selama kami berlayar... karena itu kami akan menaklukkan misi selanjutnya agar kapal kami tidak oleng. mau tau misi selanjutnya? ini dia....



Gambar mungkin berisi: teks
sebelum kami melaksanakan misi tersebut diatas, kami diberikan bekal dulu yang akan kami gunakan di sepanjang perjalanan kami menjadi mahasiswa ibu profesional. bekal itu tertuang dalam Code Of Conduct (COC) Institut Ibu Profesional.

nah, apa itu COC? code of conduct institut ibu profesional adalah pedoman perilaku bermartabat yang terdiri dari beberapa aturan yang dibuat, dipahami, dan disepakati hingga menjadi komitmen bersama dan memiliki konsekuensi tentunya.

WHEN YOU MAKE A DECISION, YOU DEAL WITH CONSEQUENCES

Adapun tujuan dari COC adalah
  1. untuk menaikkan harkat martabat kemanusiaan dan kemuliaan hidup setiap individu yang tergabung dalam Institut Ibu Profesional, mencegah terjadinya pelanggaran hukum
  2. mencegah terjadinya pelanggaran hukum, pelanggaran etika dan kemungkinan terjadinya perilaku nista.
  3. menyelesaikan tantangan yang muncul akibat adanya gesekan antar individu maupun benturan berbagai kepentingan di dalam Institut Ibu Profesional

Sebagai mahasiswa Institut Ibu Profesional (IIP) , COC atau perilaku bermartabat yang hukumnya wajib didekap erat, wajib dibawa dipahami dan diselaraskan dan dibumikan disetiap perilaku kita selama bergabung bersama IIP  adalah: 
  1. Memiliki Adab yang Baik
  2. Aktif dan Bertanggungjawab
  3. Publikasi Bermartabat dan bertanggungjawab

Tuesday, April 14, 2020

Misi ke 2 membuka cangkang kerang istimewa



Setelah misi pertama selesai, namun saat itu makemak sok sibuk ini belum sempet buat blog pribadi akhirnyaaaaaa perjuangan emak-emak se-IIP Matrikulasi batch 8 masih dilanjutkan,
hiyaaaattt siapkan tenaga dan waktu lagiii untuk membuka kerang istimewa. tapii ada syaratnya ternyata harus bisa memecahkan teka-teki dibawah ini dulu guys,

Keterangan foto tidak tersedia.


setelah sekuat tenaga berusaha meluangkan waktu diantara kesibukan rumah tangga dan membersamai bayi-bayiku hingga mereka tidur lebih cepat malam ini, akhirnyaaaa... taraaaa
teka teki terpecahkan.......



yes ternyata ada pesan penting yang tersampaikan dari teka-teki simple ini... aku mendapat hikmah yang sangat bermanfaat dan baik bagiku juga anggota yang lain mengenai prinsip berkomunitas di ibu profesional yaitu semua boleh dilakukan kecuali yang tidak boleh. apakah itu yang tidak boleh:
  1. Kritik, apapun masalah yang kita hadapi saat berkomunitas (karena ketika lebih dari satu orang berkumpul akan terus terjadi gesekan alias masalah) cobalah untuk selalu memikirkan solusinya, bukan hanya pandai mengkritik sana sini. mencari solusi setiap masalah merupakan sikap terbaik. 
  2. Ghibah dan fitnah, menggunjing orang lain ataupun membicarakan tentang orang lain yang belum tentu kebenarannya sudah pasti amatlah buruk. dalam islam pun agama saya, ghibah merupakan salah satu dosa besar, semoga Allah menjauhkan saya aamiin. saya teringat artikel yang pernah saya baca saat saya di sekolah menengah "Orang cerdas membicarakan masa depan, orang biasa membicarakan masa lalu, orang bodoh sibuk mencari aib orang lain". Kita sepakat yah pasti ingin menjadi orang yang cerdas. aamiin
  3. SARAT (Suku, Agama, Ras, dan Anggota Tubuh), alias bullying. sepakat jika bullying merupakan tindakan dzalim. bukankah kita semua diciptakan oleh dzat yang maha agung. apalah kita yang berani menghina ciptaanNya. 
  4. Khilafiyah, dalam berkomunitas untuk menjaga kerukunan antar anggota wajib rasanya kita menolerir hal-hal yang menjadi khilafiyah. apalagi jika pendapat masing-masing bersandar kepada dalil yang shahih. jika dirasa tak sesuai sebaiknya menyampaikan secara pribadi tanpa diketahui siapapun atau menasehati bukan di depan umum. kalaupun masing-masing merasa memiliki dalil yang shahih cukup mengingkari dalam hati dan berdoa untuk kebaikan orang tersebut. 
  5. Kepentingan, konflik kepentingan adalah tindakan yang tidak etis. karena akan sangat mempengaruhi kepentingan banyak orang dan mempengaruhi pengambilan keputusan yang bertujuan untuk meluluskan kepentingan pribadinya. so, semua anggota harus menghormati kode etik komunitas ibu profesional. 
nah, aku sangat yakin 5 prinsip berkomunitas di atas adalah informasi yang benar-baik-bermanfaat karena dapat memudahkan setiap anggota di komunitas ini dalam bersikap dan dapat menjadi pedoman tiap anggotanya dalam menghadapi masalah apapun. sehingga komunitas dan semua anggotanya tetap jaya dan mampu bergandengan tangan mencapai visi misi bersama yang membawa perubahan untuk diri sendiri, keluarga kita daannn lingkungan di sekitar kita. aamiin

sekian.... semoga bermanfaat. 
 

selesai ditulis (pukul 22.42, di Depok)
*saat pandemi covid-19, insyaAllah segera berakhir. 



go matrikulasi batch 8 goooooo... semangaattt! semoga kita bisa berlayar dengan indah sampai di tujuan.