hari senin kemarin , nggak sempet buka grup facebook matrikulasi batch 8.. teman seangkatan di whatsapp grup yang share misi terakhir di matrikulasi. setelah baca dengan cermat informasi di wag, wahhh buat surat cinta. yes tugasnya mesti buat surat cinta ke suami dan menuliskan perasaan kita saat memberi surat cinta tersebut, bagaimana respon pasangan kita masyaAllah...
saya sangat senang dengan tugas tersebut, karena akhirnya ada alasan yang membuat keinginan saya sejak lama akhirnya terwujud. sudah sejak lama saya ingin merutinkan mengalirkan rasa ke pasangan melalui surat agar lebih romantis dan juga membangun bonding yang lebih dekat lagi. namun karena kesibukan mengurus rumah tangga dan 3 balita membuatku tak pernah bisa menyempatkan keinginan ini. namun setelah mendapat tugas di matrikulasi bahkan menjadi misi penentuan kelulusan kelas matrikulasi di institut ibu profesional akhirnyaaaa keinginanku terwujuuuuuuddddd....
surat cinta yang telah lama ingin ku buat pun berhasil menjadi nyata dan bisa ku berikan bentuk fisiknya ke pasangan, rasanya ini goal yang penting banget dalam kehidupan pernikahanku. hahaha
gimana perasaanku ketika menulis surat tersebut? tak kusangka, aku menulis surat dengan berurai air mata, kebaikan-kebaikan suamiku teringat seluruhnya, bahkan kurasa aku selama ini menjalani peran antagonis di sepanjang pernikahanku, aku kurang banyak syukurnya, aku terlalu banyak mengeluh, aku selalu lupa kebaikan pasanganku, sehingga sedikit saja kesalahan yang pasanganku lakukan, aku bisa emosi. ah sungguh semestinya aku sering-sering menulis perasaanku kepadanya, agar aku berpikir lebih, agar aku mengingat-ingat seluruh kebaikan dan pengorbanan pasanganku selama ini. bahkan menulis ini pun aku menangis tergugu... aku lantas meminta maaf sebanyak-banyaknya, karena kutau ridho Allah terletak pada ridho suamiku. maafkan bunda ya ayah,
sepertinya kedepannya akan saya usahain konsisten untuk membuat surat cinta ini, agar aku selalu mengingat kebaikan pasanganku dan agar aku selalu bersyukur kepada Allah dianugerahi pasangan yang sangat mengerti akan diriku dan sangat sabar menghadapiku. selain itu menulis surat cinta ini bisa membangkitkan "rasa" kita kembali seperti pasangan yang baru nikah lagi masyaAllah.
respon pasanganku setelah ku tuliskan surat cinta? tak akan kutulis panjang-panjang... cukup gambar dibawah ini yang berbicara.
sumber : dok pribadi (bonus coretan spidol anak saya)
masyaAllah. terimakasih ya Allah, engkau memberiku suami yang luar biasa baik.
semoga pernikahan kita selalu diberkahi oleh Allah dan kita diberikan kesempatan membesarkan anak-anak kita dengan penuh cinta sesuai syariatnya ya ayah..
bonus:
karena perasaanku kembali seperti awal menikah dulu saya mau dokumentasikan disini foto pertama yang di take suamiku saat kami honeymoon di bandung itupun wajahku tak terlihat huhu (sejak dulu saya sangat jarang berfoto sih wkwkk) . setiap melihat foto ini perasaan saya langsung berbunga-bunga, sepertinya kalau emosi saya lagi nggak stabil mesti baca lagi baca lagi tulisan ini... hehehe

depok, 7 agustus 2020
ditulis dengan penuh cinta dan rasa syukur

No comments:
Post a Comment