Temauanku hari ini:
![]() |
| gambar dari sini |
semalam entah mengapa saya tiba-tiba overthinking, oh yaaa penyebabnya adalah saat beres-beres berkas di lemari eh nemu ijazah s1 dan ijazah profesi, ah.. udah 5 tahun berlalu ijazah itu terbengkalai.... *mewek lagi
yah setelah anak pertamaku lahir kakak Alkindi, aku memutuskan untuk bekerja di area domestik alias menjadi full time ibu rumah tangga dan aku memiliki banyak alasan yang logis untuk pilihanku ini. salah satunya udah pasti saya ingin mengasuh sendiri anak-anakku. tak pernah terbayangkan untuk menitipkan anak-anakku ke tangan lain...
namun setiap kali tak sengaja melihat ijazah-ijazah tersebut, saya sebagai manusia biasa yang memiliki perasaan terkadang sedih, meskipun disisi lain udah pasti saya bahagia bisa menemani dan melihat tumbuh kembang anak-anakku setiap hari tanpa terlewat sedikitpun.
sayapun terdiam sebentar dan berpikir, semestinya saya terus berpikir positif. apa yang telah saya korbankan karir dan pendidikan sebenarnya sangat worth it kok, banyak orang yang diluar sana menginginkan memiliki anak namun tak kunjung dititipkan oleh Allah, saya yang Allah percayakan 3 balita lucu, menyenangkan nan cerdas ini mengapa tak bersyukur dan masih suka kepikiran hal-hal yang negatif? apalagi jika saya benar-benar belajar untuk mendidik anak-anakku yang kelak akan menjadi khalifah di bumi ini?
iya saya sangat sadar saya dipilih oleh Allah untuk menjadi salah satu rahim peradaban, kualitas pengasuhan saya ke anak-anakku sekarang akan sangat berdampak 20 sampai 30 tahun kedepan. dari kitalah ibu-ibu yang mengasuh dengan baik yang akan membentuk peradaban puluhan tahun kedepan. apa yang saya inginkan sebenarnya? mau mencetak anak-anak yang mampu menjadi khalifah sehingga membuat dunia lebih baik? ataukah tak peduli dengan pengasuhan anak-anak hingga mereka menjadi pecundang dimasa depan? tidak. aku yakinkan diriku, keputusan yang kuambil sekarang adalah yang terbaik, mengasuh dan mendidik anak-anakku adalah ikhtiarku, sisanya hanya Allah yang akan menentukan. semoga Allah mendengar doa-doaku hingga anak-anakku berhasil menjadi khalifah di bumi ini. insyaAllah
At the end of the day, the most overwhelming key to a child's success is the positive involvement of parents. Jane D. Hull
Depok, 6 September 2020 pukul 10:57 PM
With Love Bunda Icha 💋💜

No comments:
Post a Comment