![]() |
| sumber: WAG HSI |
بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله و على آله و صحبه أجمعين
Halaqoh yang ke-10 dari silsilah ilmiah belajar tauhid adalah tentang termasuk syirik bernadzar untuk selain Allah.
bernadzar untuk Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى adalah seseorang mengatakan wajib bagi saya melakukan ibadah ini itu untuk Allah atau dengan mengatakan "saya bernadzar untuk Allah bila terlaksana hajat saya"
bernadzar adalah ibadan dan sebuah bentuk pengagungan karenanya bernadzar tidak diperkenankan kecuali untuk Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى semata seperti orang yang bernadzar untuk berpuasa satu hari bila lulus ujian atau bernadzar untuk Allah akan mengadakan umron bila sembuh dari penyakitnya dan lain-lain.
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى berfirman:
وَمَآ أَنفَقْتُم مِّن نَّفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُم مِّن نَّذْرٍ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُهُۥ ۗ وَمَا لِلظَّٰلِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ
"dan apa yang kalian infaqkan atau yang kalian nadzarkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya, dan tidak ada penolong bagi orang-orang yang dzalim (Q.S Al Baqarah : 270)
Di dalam ayat ini, bahwa Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى mengetahui naadzar para hambanya dan akan membalasnya dengan balasan yang baik, ini menunjukkan bahwa nadzar adalah ibadah yang seorang muslim akan diberikan pahala atas nadzar tersebut.
Menunaikan nadzar apabila dalam keataatan hukumnya adalah wajib berdasarkan firman Allah:
وَلْيُوفُوا۟ نُذُورَهُمْ
"dan supaya amereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka (Q.S Al Hajj: 29)
Juga sabda nabi صلى الله عليه وسلم :
مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيْعَ اللهَ فَلْيُطِعْهُ وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلاَ يَعْصِهِ
"Barangsiapa yang bernadzar untuk menaati Allah maka hendaknya menaatainya, dan barangsiapa yang bernadzar untuk memaksiati Allah maka janganlah dia memaksiatinya." (H.R Al Bukhori no. 6696)
Bernadzar untuk selain Allahسُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى termasuk syirik besar yang mengeluarkan seseorang dari islam seperti seseorang bernadzar apabila sembuh dari penyakit maka akan menyembelih untuk wali fulan atau berpuasa untuk syaikh fulan dan lain-lain
semoga Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى melindungi kita dan keturunan kita dari perbuatan syirik. Itulah yang bisa saya sampaikan pada halaqoh kali ini, dan sampai bertemu kembali di halaqoh selanjutnya
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Abdullah Roy
di Kota Madinah
*PERHATIAN*
ini hanya catatan pribadi, bisa terjadi kesalahan.
silahkan ikut HSI jika ingin mendapatkan audio dari ustadz langsung. syukron
#catatanHSI
#SilsilahBelajarTauhid
#AbdullahRoy

No comments:
Post a Comment