بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Halaqoh yang ke-9 dari Silsilah Ilmiyah Belajar tauhid adalah tentang menyembelih untuk selain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى termasuk syirik besar.
Menyembelih termasuk ibadah yang agung di dalam agama islam. Didalamnya ada pengagungan terhadap Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى Rabb semesta alam,
Diantara wujud cinta kepada Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى adalah dengan mengorbankan sebagian harta kita untuk-Nya seperti ibadah Qurban di hari Raya Idul Adha, Aqiqah dan Hadyu bagi sebagian jamaah haji.
Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى telah memerintahkan kita menjalankan ibadah ini hanya untuknya semata.
Sebagiamana firman Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى :
Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.(Q.S Al Kautsar: 2)
Barangsiapa yang menjalankan ibadah menyembelih ini untuk selain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dalam rangka mengagungkan dan mendekatkan diri kepada selain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى baik kepada nabi, wali, jin atau selainnya maka dia telah terjatuh di dalam syirik besar yang mengeluarkan seseorang dari islam, membatalkan amalan dan terkena ancaman laknat dari Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى.
Hal ini sebagaimana sabda nabi :
Allah melaknat seseorang yang menyembelih untuk selain Allah, ( HR. muslim no.1978)
Makna laknat adalah di jauhkan dari rahmat-Nya, oleh karenanya janganlah sekali-kali kita sebagai seorang muslim berqurban dan menyembelih untuk selain Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى sedikitpun meskipun dengan seekor lalat dengan harapan mendapatkan manfaat atau terhindar dari mudharat.
Sebagao seorang muslim, kita harus yakin bahwa manfaat dan mudharat hanyalah di tangan Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dan hanya kepada-Nya kita bertawakkal.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Abdullah Roy
Di kota Al Madinah

No comments:
Post a Comment