Udah hari ke-2 aja... hmmm😊
Qonitah dan Alkindi pagi tadi sarapan susu dan roti bakar selai strawberry.
karpet yang biasa mereka duduk lagi dilipat ayah, karena ayah baru saja vacuum seluruh ruangan. jadilah alkindi dan qonitah duduk santuy di karpet yang lagi terlipat seperti di gambar dibawah ini:
![]() |
| sumber: dokumen pribadi |
tiba-tiba ayah lihat alkindi dan qonitah duduk di karpet tersebut dengan posisi gelas susu seperti di gambar terlihat rawan untuk jatuh gelasnya dan bisa tumpah.
ayah otomatis aja ngomong : kak alkindi jangan disimpan disitu dong gelasnya, nanti jatuh (komunikasi tidak produktif)
kakak alkindi: nggak apa-apa kok ayah, nggak tumpah kok (udah mau nangis karena sedih pengen gelasnya di taruh di atas karpet seperti digambar)
bunda yang lagi masak di dapur denger ayah ngomong seperti diatas langsung manggil ayah dan ngomong gini:
"ayah kalau kasih tau sesuatu ke anak-anak kan udah pernah aku bilang, kasi taunya gunakan kalimat tanya, trus tanya dulu perasaannya. kalau kakak memang mau gelasnya seperti itu dan dia mau bertanggung jawab untuk tidak tumpahin atau kalaupun tumpah nanti kakak lap sendiri. ya nggak apa-apa kan biarin aja. jadi ayah ajarin kakak konsekuensinya kalau misal gelasnya di tempat yang nggak datar gitu" (nggak produktif, bunda ngomong kebanyakan padahal laki-laki hanya bisa nerima 15 kata sekali diomongin, bunda jg lupa pakai kalimat tanya ke ayah) 😎
ayah: iya bun, ayah lupa ya. mestinya nanya dulu, trus kasi kakak kepercayaan kalau dia mau tanggungjawab kalau misal tumpah.
bunda: iya ayah. (anak-anak udah mulai nanya-nanya kok ayah sama bunda lama banget ngobrolnya di dapur, udah pada ngintip-ngintip ke dapur)
Tantangan yang kuhadapi:
bunda masih sulit untuk clear and clarify jika ngobol mengenai hal yang tidak sepemahaman mengenai anak-anak (belum menyampaikan dengan singkat dan dengan kalimat tanya)
belum bisa choose the right time (memilih waktu yang tepat, semestinya jangan saat lagi pada sibuk, ayah sibuk nyapu ngepel, bunda masak, bunda nggak bisa menahan diri untuk bahas mengenai hal-hal yang tidak sejalan pemikirannya sama ayah misal di malam hari saat anak-anak tidur)
Poin komunikasi produktif hari ini:
Kaidah 7-38-55 : terealisasi 50 (0-100)
Albert Mehrabian menyampaikan bahwa pada komunikasi yang terkait dengan perasaan dan sikap (feeling and attitude) aspek verbal (kata-kata) itu hanya 7% memberikan dampak pada hasil komunikasi. Komponen yang lebih besar mempengaruhi hasil komunikasi adalah intonasi suara (38%) dan bahasa tubuh (55%).
Intensity of Eye Contact : terealisasi 70 (0-100)
Pada saat berkomunikasi tataplah mata pasangan dengan lembut, itu akan memberikan kesan bahwa Anda terbuka, jujur, tak ada yang ditutupi. Disisi lain, dengan menatap matanya Anda juga dapat mengetahui apakah pasangan jujur, mengatakan apa adanya dan tak menutupi sesuatu apapun
Rencanaku untuk esok hari
Jika cara ayah berkomunikasi ke alkindi dan qonitah belum ada perubahan, saya akan berusaha mencari cara dan strategi baru untuk memahamkan ayah, mungkin juga ayah butuh waktu. karena pola didikan ayah sejak kecil memang selalu di larang ini itu oleh orangtuanya tanpa penjelasan akibat kurangnya ilmu parenting orang tua dulu. yang terpenting adalah ayah paham jika caranya masih sedikit salah. semoga ayah dan juga bunda bisa terus belajar dan memperbaiki diri ya ayah demi anak-anak. yeay
Berapa bintangku hari ini:
🌟🌟
#harike-2
#zona1komprod
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

No comments:
Post a Comment